
Di dunia kesehatan, tindakan sederhana sering kali menyimpan makna besar. Salah satunya adalah mencuci tangan: kebiasaan kecil yang terbukti menjadi benteng pertama dalam mencegah penyebaran penyakit. Menyadari pentingnya hal ini, pada 15 Oktober 2025, Akper Patria Husada Surakarta menggelar rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Cuci Tangan Sedunia.
Kegiatan dimulai dengan penyuluhan oleh dosen keperawatan, yang mengajak mahasiswa memahami kembali esensi dari praktik cuci tangan yang benar. Dalam penyuluhan itu, disampaikan bahwa tangan merupakan salah satu media utama penularan infeksi, mulai dari lingkungan rumah hingga fasilitas kesehatan. Karena itu, mencuci tangan dengan benar bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk tanggung jawab profesional seorang tenaga kesehatan untuk melindungi diri dan orang lain.
Selain penyuluhan, suasana kampus juga dipenuhi warna edukatif melalui pemasangan poster imbauan cuci tangan di berbagai titik strategis. Dinding-dinding koridor, area cuci tangan, papan mading, dan ruang kegiatan dihiasi pesan-pesan sederhana namun kuat. Poster ini bukan sekadar hiasan, melainkan pengingat visual bagi seluruh civitas akademika akan pentingnya kebersihan tangan dalam kehidupan sehari-hari.
Puncak acara ditandai dengan kegiatan cuci tangan serentak oleh seluruh civitas akademika: mulai dari dosen, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa. Dalam suasana kebersamaan, mereka mempraktikkan enam langkah cuci tangan yang baik dan benar sesuai standar WHO. Air mengalir, sabun berbusa, dan senyum-senyum kecil bermunculan di sela kegiatan yang sederhana namun bermakna ini.
Melalui momentum ini, Akper Patria Husada Surakarta menegaskan kembali komitmennya untuk membentuk tenaga kesehatan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi terhadap perilaku hidup bersih dan sehat. Cuci tangan bukan hanya tindakan fisik, tetapi juga simbol kepedulian tentang bagaimana seorang perawat menjaga keselamatan pasien dimulai dari hal-hal kecil yang dilakukan dengan konsisten.
Dengan semangat “Clean Hands, Save Lives”, civitas akademika Akper Patria Husada Surakarta berharap agar kebiasaan mencuci tangan bukan hanya menjadi kegiatan seremonial tahunan, tetapi budaya yang hidup di setiap ruang praktik dan langkah pengabdian para calon perawat masa depan.

